Pertanyaan Pertama dari Fatwa Nomor 7769
Pertanyaan:
Saya bertanya kepada Anda tentang hadis Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam yang maknanya, "Tidak ada (kesempurnaan) wudu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah Ta`ala (basmalah) ketika hendak berwudu." Apakah hadis ini sahih? Jika benar, apakah orang yang terlupa membaca basmalah sebelum berwudu itu harus mengulangnya lagi?
Jawaban:
Segala puji hanya bagi Allah. Selawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabat beliau. Amma ba'du,
Pertama, teks hadis tersebut berbunyi, "Tidak sah salat seseorang yang tidak berwudu, dan tidak ada (kesempurnaan) berwudu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah Ta'ala (basmalah) ketika memulai." (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Hakim). Ibnu Hajar berkata dalam kitab "Bulugh al-Maram" dengan mengutip ucapan imam Ahmad yang mengatakan, "Tidak ada satu pun hadis sahih mengenai hal ini." Imam Suyuthi menyebutkan hadis ini dalam kitabnya, "al-Jami` ash-Shaghir", dan memberikan lambang sahih, mengingat banyaknya jalur periwayatan hadis tersebut.
Kedua, sekalipun hadis ini sahih, apabila seseorang terlupa membaca basmalah ketika berwudu atau tidak mengetahui hukumnya sama sekali, maka wudunya tetap dianggap sah.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.
Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Ketua : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
Wakil Ketua : Abdurrazzaq `Afifi
Anggota : Abdullah bin Qu'ud, Abdullah bin Ghadyan
Fatwa Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa, KSA, Kumpulan Pertama, Jilid Kelima: Fikih - Bersuci, Bab Wajib dan Sifat Wudhu (Nomor bagian 5; Halaman 220)- alifta.net

Tidak ada komentar:
Posting Komentar